| HOME | PASIFIC | INTERNATIONAL | HOMELAND | EDUCATION | FAQ | GUESSBOOK | ABOUT US| NOTIFICATION | DONATION |
papuatime
News of Morning Star Island » "Our art and culture is begin from our melanesian family, how about our struggle"

News

Di Paniai, Diduga TPN/OPM Berulah

[ 30-04-2010 ] Posted by : Kelle

Aksi OPM JAYAPURA [PAPOS] - Sebanyak 30 orang yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) pimpinan John Magai Yogi, Rabu [28/4] melakukan mengepung terhadap perusahaan PT.Martha Maining pimpinan Martha Asmuruf di kawasan pertambangan Baya Biru, Kampung Tayaga Distrik Nomouwodide Paniai, pengepungan ini dilakukan sejak tanggal 26 April pukul 15:00 Wit hingga Rabu kemarin.

Menurut Ketua Dewan Adat Paniai, John Gobay kelompok ini membawa 6 pucuk senjata dan beberapa senjata tajam tradisional, seperti anak panah dan busur.

"Informasinya mereka membawa senjata api jenis Mouser dan AK 47," jelasnya ketika menghubungi wartawan via ponselnya, Rabu (28/4).

Lanjut John Gobay, hingga saat ini kelompok tersebut masih mengepung perusahaan yang mengerjakan sekitar 100 orang pekerja, kelompok tersebut juga meminta uang tebusan sebesar Rp.1.Milyar, namun karena uang belum diberikan saat itu, maka uang tebusan dinaikkan menjadi Rp 1,5 Milyar.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf, Susilo yang dikonfirmasikan via ponselnya mengatakan insiden di Paniai memang benar adanya tetapi tidak ada pengepungan dan bukan TPN/OPM, dimana insiden tersebut didasari penuntutan hak ulayat masyarakat setempat pada perusahaan tersebut. " Tidak ada TNP/OPM dan tidak ada pengepungan," tegas Kapendam.

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol, Agus Rianto ketika dikonfirmasi tentang hal itu, mengaku belum mendapat laporan atas kasus tersebut sehingga belum bisa memberikan keterangan kepada media.

Menurut keterangan Jhon Gobay, disekitar PT. Martha Maining terdapat lebih dari 10 tempat hiburan dan juga kios-kios kecil dan kemudian kelompok itu meminta uang tebusan kepada mereka sebersar Rp 800 juta hingga total keseluruhan Rp 1,8 Milyar.

Dimana sehari sebelum pengepungan PT. Martha Maining kelompok tersebut juga meminta emas sebesar 10 kilogram kepada salah satu pengusaha di wilayah Tayaga, "Pengusaha yang bernama Boy ini tidak mempunyai emas sebanyak itu, maka hanya diberikan emas sebesar satu kilogram saja," katanya.

Akibat insiden itu, lanjut John, alat transpotasi udara yang menjadi satu-satunya alat angkut ke daerah Paniai tidak berfungsi karena tidak ada jaminan keamanan dari aparat keamanan setempat.

Sementara itu beberapa waktu lalu Bupati Paniai, Naftali Yogi mengungkapkan semua penambangan yang tidak mendapat ijin dari Pemda Paniai aktifitasnya dihentikan dan hanya tinggal empat perusahaan saja yang dapat ijin selebihnya penambang tradisional. "Ada puluhan penambang tradisional liar disana," katanya.

Karena sering terjadi keributan perebutan wilayah penambangan, maka pemda setempat akan menertibkan kawasan itu dalam jangka waktu tiga bulan kedepan. "Disana juga sudah marak prostitusi dan miras. Kami juga akan menempatkan aparat kepolisian untuk mengontrol aktivitas disana," ujarnya.

Sedangkan salah satu tokoh agama, Pastor Neles Tebay mengatakan penambangan emas di Pania sejak awal sudah liar, sehingga pemda setempat bersama dengan tokoh adat dan masyarakat harus membuat suatu peraturan khusus tentang kawasan penambangan itu. "Ini dikarenakan dari awal sudah liar, maka orang-orang liar juga seenaknya saja berkeliaran disana," pungkasnya.[lina]****

_____________________
Sumber: papuapos.com
Dater : 29 April 2010

News

Articles

Mob

  • Susu.. Susu
    [11-01-2010] Posted by : Joko


    Satu hari tong piknik ke kebun apel milik kepala desa. Agak jauh sih, naik sepeda kira kira 9 km dari kota [di welesi]. Di rumah peristirahatan itu ada piter anak kepsek yang kocak dan ramah. pas tong asyik istirahat karena capek baru sampai, de berseru:
    [ read more... ]

  • Pc Obet & Pc Trikora
    [09-10-2009] Posted by : Joko


    Obet lg crita2 dgn de pu teman skolah namanya trikora, dari jurusan bahasa tentang kata tanya yg benar.

    obet : eh trikora menurut koi, kata tanya yg benar tuh 'apa kabar rama atau rama apa kabar? trikora jwb, apa kabar rama? obet sambung kabar
    [ read more... ]

  • TNI Gigi neHh..
    [05-10-2009] Posted by : Joko


    Dalam suatu seleksi masuk TNI, Pace yang merupakan laki-laki asal Papua gagal masuk TNI karena tidak lolos tes kesehatan karena giginya ompong.

    Dia merasa tidak terima sehingga dia mengajukan keberatan kepada panitia seleksi TNI.

    Pac
    [ read more... ]

  • Kau Hancurkan Hatiku
    [23-09-2009] Posted by : Kelle


    Ni.... ada tete dan nene, skrang ni nene de jual pinang de depan kompleks ka ini, tapi tete juga tra mau kala de juga mo ikut nene jual pinang, stiap kali orang beli nene pu pinang, tete de minta uang tuk beli rokok,sampe bgni nene pu uang pinang su hab
    [ read more... ]

  • Siku di Depan Boleh
    [23-09-2009] Posted by : Kelle


    Pace satu nih de ada mo pi jual de pu sapi 3 ekor, jadi de su pi panggil mobil blakos alias blakang kosong.... Mobil su tiba di pace ko pu halaman rumah trus pace ko kasih naik sapi satu-satu ke atas blakos.... Sapi yang pertama dan kedua ni pas naik ke
    [ read more... ]

Link