News
Kematian Kelly Kwalik Akan Diperingati Hari Ini
TIMIKA [PAPOS]- Hari ini, Senin (18/1) warga Papua di kabupaten Mimika berencana akan menggelar kegiatan Long-March, dalam rangka memperingati meninggalnya almarhum Kelly Kwalik yang tertembak 16 Desember 2009 silam.
Demikian informasi yang diperoleh Papua Pos, Sabtu (16/1) sore. Berkaitan dengan hal tersebut undangan telah disebarkan kepada segenap pimpinan tokoh masyarakat, kelompok organisasi, serta kepada kerukunan-kerukunan yang ada di kabupaten Mimika. Inti undangan tersebut menjelaskan bahwa dalam rangka memperingati hari kematian almarhum Kelly kwalik, serta komitmen rakyat Papua mengenang kembali peristiwa satu bulan lalu serta sejumlah tindakan kejahatan pembunuhan terhadap bangsa Papua. Termasuk pembunuhan sejumlah aktivis HAM, serta kebenaran dan keadilan di Tanah Papua.
Dari pantauan Papua Pos undangan tersebut sudah dibagikan kepada semua pihak. Namun belum diketahui betuk acara yang bagaimana akan dilakukan. Apakah hanya long-march atau ada acara lainnya. Dari undanganya sendiri diketahui bahwa acara itu akan mulai digelar sekitar pukul 09.00 WIT dengan lokasi berkumpul di halaman Yahamak (Yayasan Hak Asasi Manusia Anti kekerasan, dipimpin Mama Yosepha Alomang-red), jalan Baru C. Heatubun, Timika. Sedangkan lokasi terakhirnya akan ada di lokasi makam almarhum, Kelly Kwalik di samping lapangan Timika Indah, Timika.
Menurut Informasi Long-march tersebut merupakan gerakan aksi damai yang akan diwarnai dengan aksi tari-tarian yang sudah dikoordinasikan oleh kelompok organisasi yang diundang, bahkan diketahui juga tentang adanya rencana pembagian bunga dari warga sebagai pendemo kepada masyarakat umumnya.
Terkiat dengan informasi rencana aksi demo damai tersebut, Kapolres Mimika AKBP Moch. Sagi maupun Waka Polres, Kompol Jermias Runtini yang dimintai konfirmasinya melalui fasilitas SMS (Short Message Service-red) maupun kontak via selulernya, belum sempat memberikan keterangan resmi. Khususnya menyangkut perijinan yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan aksi demo damai tersebut.
Waspadai Penyusup
Menanggapi adanya rencana aksi demo damai tersebut, salah satu aktivis HAM dari Elsham Papua, Sem Rumbrar mengingatkan agar kelompok demo hendaknya mensikapi juga kemungkinan terjadinya penyusupan oleh pihak tertentu yang tidak menghendaki situasi Timika ini kondusif. Terlebih karena memang sejauh ini ini kondisi ketidakpuasan pihak keluarga yangberduka, bahkan hampir kebanyakan warga Papua juga belum mengalami suasana terhibur akibat terjadinya peristiwa meninggalnya almarhum Kelly Kwalik.
“Saya kira untuk demo seperti itu sah-sah saja dan merupakan haknya setiap warga untuk menunjukan aspirasinya, namun tetap perlu diwaspadai dari oknum-oknum tertentu yang mungkin saja masih tidak senang terhadap kondisi Timika jadi kondusif. Oknum-oknum itu tentu saja akan terus mencari upaya melakukan segala hal dalam rangka membuat warga terpancing emosinya bahkan membuat kota Timiak dans ekitarnya menjadi kacau terus,” ujar Rumbrar kepada Papua Pos, Minggu (17/1) melalui telepon genggamnya.(Cr52)****
_______________________________
Sumber : papuapos.com
Dater : Senin, 18 Januari 2010