| HOME | PASIFIC | INTERNATIONAL | HOMELAND | EDUCATION | FAQ | GUESSBOOK | ABOUT US| NOTIFICATION | DONATION |
papuatime
News of Morning Star Island » "Our art and culture is begin from our melanesian family, how about our struggle"

News

Situasi Papua ‘Panas’

[ 05-01-2010 ] Posted by : Kelle

Aksi TNI-Polri Jayapura (PAPOS)- [BINCANG-BINCANG : Malam Tos atau Resepsi Tahun Baru di Sasana Krida kantor Gubernur, tampak Gubernur Papua Barnabas Suebu, SH bersama Kapolda Papua Irjen Pol Bekto Suprapto, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI A. Y Nasution] Kepolisian Daerah Papua memprediksi selama tahun 2010 akan terjadi peningkatan situasi kamtibmas (panas) termasuk kasus penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata, baik terhadap pos Polri/TNI maupun kepada masyarakat.

"Untuk serangan terhadap masyarakat diduga akan dilakukan di daerah terpencil," ungkap Kapolda Papua Bekto Suprapto kepada wartawan di Jayapura.

Dikatakan, daerah yang rawan gangguan dari kelompok separatis antara di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Mimika, Merauke, Paniai, Puncak Jaya serta Kabupaten Jayapura.

Pernyataan Kapolda Papua tersebut baru beberapa hari sudah terbukti, dimana Senin (4/1) kemarin terjadi keributan di Kwamki Lama Timika yang menyebabkan 6 orang terluka kena panah.

Penyerangan itu dipicu adanya persoalan lama dimana kasus pemerkosaan yang belum dibawarkan dendanya. Penyerangan terjadi sekitar pukul 16.30 waktu setempat.

Selain penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata, lanjut dia, pihaknya juga memprediksi 2010 cukup marak dengan aksi unjuk rasa dan tuntutan kelompok masyarakat tertentu yang tidak puas dengan kebijakan dan kinerja aparat pemerintah, yang kemudian bermuara pada gangguan kamtibmas.

Termasuk gangguan lalu lintas tahun 2010 akan mengalami peningkatakan, di bidang lalu lintas di prediksi kerawanan yang akan terjadi akibat kesadaran masyarakat penguna jalan yang masih relatif rendah berpotensi menjadi penyebab kasus kecelakaan dan pelanggaran lalulintas dan akibat minuman keras.

Selain itu, banyaknya warga asing yang secara ilegal melakukan tindakan pelanggaran atau kejahatan di tanah Papua, seperti melakukan penganiayaan serta perburuan dan menyelundupkan ganja.

"Penyelundupan narkoba itu diduga akan dilakukan dari Papua Nugini, di mana Papua dijadikan daerah transit sebelum sampai ke negara tujuan, seperti Australia," katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kasus-kasus tersebut, kata Irjen Pol Bekto, pihaknya lebih memberdayakan peran polisi masyarakat hingga dapat menjadi daya tangkal yang kuat, termasuk adanya segala bentuk provokasi, yang pada akhirnya mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

Menurutnya, pihaknya juga akan meningkatkan patroli dan penjagaan, terutama di tempat-tempat rawan gangguan seperti di lokasi keramaian, sehingga mampu memberikan bantuan dalam mengatasi setiap permasalahan di masyarakat guna mewujudkan pelayanan cepat oleh anggota Polri.

Sedangkan di lingkungan Polri sendiri, pihaknya akan meningkatkan profesionalisme anggota sehingga penanganan setiap kasus tidak berlarut-larut, ujar Kapolda Papua Irjen Pol Bekto Suprapto.

Timika Ribut

Akibat kasus pemerkosaan yang belum dibayar penggantian dendanya, Senin (4/1) sekitar pukul 16.20 memicu keributan warga di Kwamki Lama Timika dan menyebabkan enam orang warga menjadi korban dengan luka-luka akibat kena panah.

Kapolres Mimika, AKBP Muh.Sagi yang diwakili Wakapolres Mimika, Kompol Yermias Runtini saat dikonfirmasi Papua Pos di tempat kejadian peristiwa (TKP), jalan Kios Panjang, Kwamki Lama membenarkan kejadian itu yang berlangsung sejak pukul 16.20 WIT. Warga saling panah-memanah dan menimbulkan korban luka-luka. Keributan itu terjadi akibat masalah pembayaran denda yang dituntut kelompok warga Kwamki Lama (Jalan Mambruk-red) kepada keluarga Karaminus Kinal senilai Rp.100 juta, tetapi belum terbayarkan di hari ini.

“Akibat dari pembayaran denda yang diminta harus dibayarkan hari ini. Namum belum bisa dijawab, terjadi keributan diantara mereka sendiri dan terakhir ada 6 korban kena panah,” ujar Kompol Runtini.(loy/cr-52)****

_______________________________
Sumber: cepos.com
Dater : Selasa, 05 Januari 2010

News

Articles

Mob

  • Susu.. Susu
    [11-01-2010] Posted by : Joko


    Satu hari tong piknik ke kebun apel milik kepala desa. Agak jauh sih, naik sepeda kira kira 9 km dari kota [di welesi]. Di rumah peristirahatan itu ada piter anak kepsek yang kocak dan ramah. pas tong asyik istirahat karena capek baru sampai, de berseru:
    [ read more... ]

  • Pc Obet & Pc Trikora
    [09-10-2009] Posted by : Joko


    Obet lg crita2 dgn de pu teman skolah namanya trikora, dari jurusan bahasa tentang kata tanya yg benar.

    obet : eh trikora menurut koi, kata tanya yg benar tuh 'apa kabar rama atau rama apa kabar? trikora jwb, apa kabar rama? obet sambung kabar
    [ read more... ]

  • TNI Gigi neHh..
    [05-10-2009] Posted by : Joko


    Dalam suatu seleksi masuk TNI, Pace yang merupakan laki-laki asal Papua gagal masuk TNI karena tidak lolos tes kesehatan karena giginya ompong.

    Dia merasa tidak terima sehingga dia mengajukan keberatan kepada panitia seleksi TNI.

    Pac
    [ read more... ]

  • Kau Hancurkan Hatiku
    [23-09-2009] Posted by : Kelle


    Ni.... ada tete dan nene, skrang ni nene de jual pinang de depan kompleks ka ini, tapi tete juga tra mau kala de juga mo ikut nene jual pinang, stiap kali orang beli nene pu pinang, tete de minta uang tuk beli rokok,sampe bgni nene pu uang pinang su hab
    [ read more... ]

  • Siku di Depan Boleh
    [23-09-2009] Posted by : Kelle


    Pace satu nih de ada mo pi jual de pu sapi 3 ekor, jadi de su pi panggil mobil blakos alias blakang kosong.... Mobil su tiba di pace ko pu halaman rumah trus pace ko kasih naik sapi satu-satu ke atas blakos.... Sapi yang pertama dan kedua ni pas naik ke
    [ read more... ]

Link