News
Tak Ada Pengibaran Bendera Bintang 14
JAYAPURA-Meski Senin (14/12) kemarin disebut-sebut sebagai Hari Ulang Tahu Kemerdekaan Bangsa Melanesia, namun situasi di Kota Jayapura relatif kondusif dan tidak ada pengibaran Bendera Bintang Empat Belas yang menjadi bendera bangsa Melanesia itu.
"Hingga sore ini (kemarin sore, red), tidak ditemukan adanya pengibaran Bendera Bintang Empat Belas yang diklaim merupakan bendera bangsa Melanesia itu," kata Wakapolresta Jayapura Kompol Amazona Pelamonia SIK,SH saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (14/12).
Kondusifnya situasi di Kota Jayapura ini juga tak terlepas dari upaya antisipasi yang terus dilakukan aparat kepolisian, diantaranya dengan menggelar razia di Taman Imbi, Jayapura.
Dalam razia yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolresta Jayapura, Kompol Amazona Pelamonia SIK, SH, didampingi Kabag Ops AKP Dominggus Rumaropen, S.Sos dan Kasat Lantas AKP Andi F. Ali,SE.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, polisi melakukan pemeriksaan terhadap para pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat yang melintas atau masuk ke Kota Jayapura. Tidak hanya melakukan pemeriksaan barang-barang bawaan penumpang, polisi juga melakukan pemeriksaan di dalam setiap kendaraan roda empat tersebut.
Hanya saja, dalam razia itu tidak ditemukan adanya senjata tajam, minuman keras, narkoba dan barang-barang lainnya yang berbahaya dan barang-barang yang berkaitan dengan kegiatan 14 Desember 2009. Polisi hanya mendapati seorang pengendara motor yang tidak membawa surat-surat kendaraan, STNK dan SIM, sehingga langsung ditilang.
Kompol Amazona Pelamonia,SIK,SH mengatakan, dalam rangka mengantisipasi kegiatan 14 Desember, pihaknya memang telah meningkatkan kegiatan kepolisian seperti razia dan patroli yang dilakukan secara rutin.
"Jika sebelumnya, seminggu misalnya 3 kali razia, maka volumenya kami tingkatkan. Begitu juga kegiatan patroli dan kegiatan sambang juga kami tingkatkan," kata Wakapolresta.
Dikatakan, razia itu sasarannya adalah senjata tajam, minuman keras, barang-barang yang dilarang dan serta barang-barang yang berkaitan dengan kegiatan 14 Desember.
Razia ini juga untuk melakukan razia terhadap kendaraan bermotor, terutama untuk mengungkap kasus-kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah hukum Polresta Jayapura. Bahkan, dalam razia ini, juga melibatkan Reskrim yang membawa data-data motor yang dicuri oleh pelaku.
Terkait dengan 14 Desember tersebut, situasi di wilayah hukum Polresta Jayapura dalam keadaan aman dan kondusif.
"Situasi sampai sekarang kondusif. Diharapkan masyarakat tetap membantu kita sama-sama menjaga situasi dan kondusif," ujarnya.
Meski begitu, pihaknya juga masih melakukan monitoring terhadap adanya informasi kegiatan ziarah, namun sampai saat ini belum diketahui secara pasti kebenarannya, karena pihaknya masih melakukan monitor terhadap kegiatan di lapangan.
Tidak hanya di Kota Jayapura, di seluruh wilayah hukum Polda Papua yang meliputi Provinsi Papua dan Provinsi Papua juga dalam keadaan aman dan kondusif.
"Puji Tuhan, aman dan tidak ada apa-apa. Sampai saat ini (kemarin,red), seluruh jajaran menyatakan situasi aman dan kondusif," kata Kepala Biro Operasi Polda Papua, Kombes Polisi Drs. Supardi kepada wartawan ditemui di ruang kerjanya.
Ditanya apakah masih ada warga yang mengibarkan bendera Bintang Empat Belas dalam peringatan 14 Desember ini? Mantan Direktur Lalu Lintas Polda Papua ini mengakui sampai sejauh ini belum ada laporan. "Mudah-mudahan tidak ada seterusnya," katanya.
Karo Ops mengatakan, jika Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat, bukan hanya pekerjaan Polri saja, tetapi membutuhkan keterlibatkan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, sehingga pihaknya berupaya untuk terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Untuk itu, Karo Ops menghimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu dan ajakan-ajakan dari orang - orang atau kelompok yang tak bertanggungjawab.
"Mari kita hidup dalam damai dan bergandengan dengan yang lain, apalagi sebentar lagi masyarakat merayakan Natal," sambungnya.
Karo Ops Kombes Supardi menegaskan bahwa pihaknya akan menindak dengan tegas sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku jika ada orang atau kelompok yang melakukan kegiatan yang melanggar hukum atau tindak pidana pada 14 Desember 2009. (bat/fud)
(scorpions)****
________________________
Sumber: cepos.com
Dater : 15 Desember 2009