| HOME | PASIFIC | INTERNATIONAL | HOMELAND | EDUCATION | FAQ | GUESSBOOK | ABOUT US| NOTIFICATION | DONATION |
papuatime
News of Morning Star Island » "Our art and culture is begin from our melanesian family, how about our struggle"

News

Semua Penumpangnya Tewas

[ 04-11-2009 ] Posted by : Kelle

Alam Bicara JAYAPUR - [Pesawat Polri itu Diperkirakan Jatuh di Desa Kanggime] - Pencarian Pesawat Polri jenis Sky Truck yang hilang kontak dalam penerbangan Jayapura-Mulia, Senin (02/11) masih terus dilakukan. Namun sebuah informasi yang disampaikan Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen (Pol) Sulistyo Ishak dalam keterangannya di Jakarta mengatakan, pesawat Polri Sky Truck M-28 Cassa yang jatuh di Papua, telah ditemukan di Desa Kanggime, Papua.

"Informasi terakhir pesawat ditemukan di Desa Kanggime dan semua penumpang tewas," katanya kepada wartawan di Jakarta. Hanya saja, baik pihak Polda Papua maupun petugas Bandara Sentani, justru belum bisa memastikan penemuan pesawat naas tersebut.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Drs Agus Rianto saat dikonfirmasi Bintang Papua di Mapolda Papua, Selasa (3/11) mengakui hingga saat ini belum mengetahui lokasi jatuhnya pesawat naas itu.

Untuk pencarian bangkai pesawat, pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim SAR dari Lanud Sentani dan tim pertama telah berangkat ke lokasi melakukan pencarian Selasa (3/11) sekitar pukul 05.30 WIT.

Setelah itu disusul Tim SAR Lanud Sentani berikutnya yang berangkat Selasa (3/11) sekitar pukul 07.30 WIT. Sementara itu, Basarnas TNI telah menyiapkan sebuah pesawat COMOP dan Helycopter yang saat ini berada di Bandara Sentani untuk melakukan evakuasi apabila ada korban telah ditemukan.

Dikatakan Agus, pencarian tidak hanya dilakukan dari Jayapura, tetapi juga dari darat sebuah tim Polres Tolikara dan Polres Jayawijaya telah diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap pesawat naas tersebut. Tapi letak geografis yang sulit akan menghambat pencarian terhadap korban.

Dijelaskan, pesawat milik Polri jenis M 28 Sky Truck berangkat dari Bandara Sentani dengan tujuan Mulia, Kabupaten Puncak Jaya Senin (2/11) pukul 11.25 WIT, tapi dilaporkan kehilangan kontak dengan pihak Bandara Sentani pada pukul 11.30 WIT. Pesawat naas tesebut akan diperkirakan mendarat di Mulia pada pukul 12.45 WIT. Namun demikian pada pukul 12.25 WIT Bandara Sentani, kehilangan kontak dengan pesawat tesebut.

Agus menambahkan, pesawat milik Polri jenis M 28 Sky Truck sebelum kejadian mengangkut 8 drum Bahan Bakar Minyak (BBM) terdiri dari 4 drum solar dan 4 drum bensin. “Kami belum tahu apakah 8 drum BMM tersebut milik masyarakat yang menumpang dan menitipkan BMM ataukah milik Polri untuk operasional Polres Puncak Jaya,” ujar Kabid Humas, seraya menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan perihal kepemilikan BMM tersebut”.

Hanya saja, lanjut Agus Rianto, pesawat milik Polri jenis M 28 Sky Truck adalah buatan tahun 2004-2005 dan dalam kondisi layak terbang. Pesawat tersebut merupakan bantuan Mabes Polri untuk operasional Polda Papua di Jayapura. “Pesawat ini telah setahun melayani operasional Polda dari jangka 3 tahun yang direncanakan,” ujarnya.

Petugas Bandara Sentani Joko Harjani, Selasa sore mengungkapkan, dari hasil rapat evaluasi dan rencana pencaharian terungkap pesawat naas yang dipiloti AKP Yunus dan Co Pilot AKP Benedictus belum ditemukan.

"Jangankan puingnya, lokasi jatuhnya juga belum diketahui," ungkap Joko seraya menambahkan sejak pukul 16.30 WIT upaya pencaharian pesawat naas itu untuk hari ini sudah dihentikan.

Menurutnya, sejak Selasa pagi sebanyak empat pesawat dari tiga maskapai penerbangan yakni MAF, Susi Air dan Yajasi sudah melakukan pencaharian di sekitar rute penerbangan yang diduga dilewati pesawat tersebut. “Namun hingga saat ini belum ada hasil yang menggembirakan,” ungkap Joko Harjani.

Pesawat naas itu membawa 4 kru masing masing pilot AKP Benedictus, Teknisi Saiful dan Kuswanto serta seorang kru belum diketahui identitasnya.

Diduga pesawat tersebut jauh setelah menambrak gunung di sekitar Kabupaten Puncak Jaya.

Sementara itu salah seorang anggota Polres Tolikara melaporkan, pencarian kini dipusatkan di Tolikara. Ini setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari masyarakat setempat. "Masyarakat sempat menginformasikan pesawat naas itu berputar putar di atas kampung Buguluk, Distrik Woniki, Kab.Tolikara," ungkap salah satu anggota Polres Tolikara yang dihubungi ANTARA dari Jayapura, Selasa.

Menurutnya, saat ini tim dari Polres Tolikara sudah menuju kampung Buguluk Distrik Woniki, dengan menggunakan kendaraan roda empat dan dari kampung tersebut bersama masyarakat di sekitarnya akan melakukan pencarian dengan berjalan kaki.

Sebanyak 15 personil polri saat ini sedang menuju Distrik Woniki, karena ada informasi dari masyarakat yang menyatakan pesawat naas itu sempat berputar putar di atas kampung Buguluk. "Namun kami belum bisa memastikan apakah pesawat tersebut jatuh di kawasan tersebut atau tidak," jelasnya seraya meminta jati dirinya tidak diungkapkan. Distrik Woniki ditempuh dengan berjalan kaki dari Karubaga, ibukota Kab Tolikara sekitar satu jam.30 menit. (mdc/ant)****

________________________

Sumber: bintangpapua.com

News

Articles

Mob

  • Susu.. Susu
    [11-01-2010] Posted by : Joko


    Satu hari tong piknik ke kebun apel milik kepala desa. Agak jauh sih, naik sepeda kira kira 9 km dari kota [di welesi]. Di rumah peristirahatan itu ada piter anak kepsek yang kocak dan ramah. pas tong asyik istirahat karena capek baru sampai, de berseru:
    [ read more... ]

  • Pc Obet & Pc Trikora
    [09-10-2009] Posted by : Joko


    Obet lg crita2 dgn de pu teman skolah namanya trikora, dari jurusan bahasa tentang kata tanya yg benar.

    obet : eh trikora menurut koi, kata tanya yg benar tuh 'apa kabar rama atau rama apa kabar? trikora jwb, apa kabar rama? obet sambung kabar
    [ read more... ]

  • TNI Gigi neHh..
    [05-10-2009] Posted by : Joko


    Dalam suatu seleksi masuk TNI, Pace yang merupakan laki-laki asal Papua gagal masuk TNI karena tidak lolos tes kesehatan karena giginya ompong.

    Dia merasa tidak terima sehingga dia mengajukan keberatan kepada panitia seleksi TNI.

    Pac
    [ read more... ]

  • Kau Hancurkan Hatiku
    [23-09-2009] Posted by : Kelle


    Ni.... ada tete dan nene, skrang ni nene de jual pinang de depan kompleks ka ini, tapi tete juga tra mau kala de juga mo ikut nene jual pinang, stiap kali orang beli nene pu pinang, tete de minta uang tuk beli rokok,sampe bgni nene pu uang pinang su hab
    [ read more... ]

  • Siku di Depan Boleh
    [23-09-2009] Posted by : Kelle


    Pace satu nih de ada mo pi jual de pu sapi 3 ekor, jadi de su pi panggil mobil blakos alias blakang kosong.... Mobil su tiba di pace ko pu halaman rumah trus pace ko kasih naik sapi satu-satu ke atas blakos.... Sapi yang pertama dan kedua ni pas naik ke
    [ read more... ]

Link