News
ONPB Optimis Papua Segera Merdeka !
MANOKWARI- Gerakan Papua Merdeka di Papua Barat menuntut dialog tentang masa depan Papua dengan dimediasi Lembaga Internasional. Gerakan yang melibatkan ratusan massa itu, Selasa (29/9) kemarin menggelar aksinya di Kantor Gubernur Papua Barat.
Dalam aksinya, gerakan ini menuntut diadakan dialog yang difasilitasi pihak netral, dan menolak semua dialog yang diprakarsai Indonesia. Di halaman kantor Gubernur, massa yang dikomando langsung oleh sejumlah pimpinan Otorita Nasional Papua Barat (ONPB) seperti Terianus Yochu, Markus Yanu, Marthin Manggaprow dan Frans F Kapissa. Keempat tokoh ini, berorasi membakar semangat massa dengan meneriakkan yel-yel 'Merdeka'.
Arak-arakan massa ONPB sempat dihadang aparat kepolisian, sebelum menggelar aksinya di depan kantor Gubernur.Wakapolres Manokwari, Kompol Samuel Payung sempat melakukan negosiasi dengan koordinator aksi. Namun upayanya gagal. Aksi massa tak terbendung. Massa mencari jalur lain menuju kantor gubernur sembari mengacung-acungkan poster Rev Edison Waromi, tokoh yang mereka sebut sebagai Presiden Republik Demokratik Papua Barat. Dengan lantang, para pemimpin ONPB meneriakkan sikap optimis, bahwa mereka akan merdeka.
"Atas permintaan pemerintah Inggris, Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru, deklarasi Papua Maredeka harus dilaksanakan di dalam negeri. Tidak boleh dilakukan di luar negeri. Karena itu, pemimpin harus berada di tengah-tengah rakyatnya," teriak Yochu yang disambut tepuk tangan pendukung aksi. Gerakan ini seperti mendapatkan angin surga, ketika mereka berorasi perjuangannya seperti tidak mendapatkan tindakan apa pun dari aparat yang ada.
Pada kesempatan ini pula massa ONPB membacakan pernyataan sikap yang diberi nomor 29/WPNA/Mkw/Sept/29/2009 bersifat sangat mendesak. Adapun pernyataan sikap yang dibacakan Marthin Manggprouw diantaranya, ONPB merupakan pemerintahan transisi Papua Barat yang lahir di tengah-tengah ketidakpastian situasi dan kondisi rakyat Papua yang sedang berjuang. Sekaligus sebagai alat nasional Papua Barat untuk meyakinkan seluruh rakyat Papua Barat dan masyarakat dunia, bahwa Papua pasti merdeka’ dan berdaulat sendiri terlepas dari NKRI.
Keyakinan ONPB berdasarkan kerja keras nyata yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip damai, adil dan humanis, mempersatukan seluruh komponen bangsa Papua Barat Merdeka, menghargai perjuangan dan mendapat kepercayaan masyarakat dunia. Memahami skenario dialog Jakarta-Papua, ONPB bersama rakyat Papua menolak tegas dialog yang difasilitasi pemerintah Indonesia karena dianggap merugikan rakyat Papua semesta.
ONPB mendukung dialog yang dimediasi oleh PBB atau dialog internasional. ‘’ONPB mendesak dialog Internasional Papua-Jakarta segera dilaksanakan di wilayah Papua Barat atau wilayah negara ketiga. Sebagai pemerintahan transisi Papua Barat, mendesak pemerintah Indonesia segera kembalikan status politik Papua Barat kepada PBB, sesuai mekanisme di PBB. (lm/aj)****
_______________________
Sumber: http://www.jpnn.com