| HOME | PASIFIC | INTERNATIONAL | HOMELAND | EDUCATION | FAQ | GUESSBOOK | ABOUT US| NOTIFICATION | DONATION |
papuatime
News of Morning Star Island » "Our art and culture is begin from our melanesian family, how about our struggle"

News

Intro Referendum [Papua Barat]

[ 06-10-2009 ] Posted by : Kelle

Bacaan Rakyat Papua Kompononen rakyat Papua Barat di seleruh dunia, awal-awal dari perjuangan pembebasan Tanah Air yang telah di cita-citakan para leluhur dan nenek moyang bangsa Papua Barat hingga kini cukup menempuh jalan yang penuh hambatan dan tantangan, lika-liku ini tidak hanya akan berhenti pada titik dimana rasa kenyamanan kita telah memenuhi syarat tetapi akan terus berbarengan sili berganti untuk mencapai suatu kepuasan sesat yang sering di praktekan dalam kehidupan kita (Rakyat Papua Barat) sehari-hari melalui tangan-tangan serakah yaitu mereka bangsa kafir (Asing).

Tahun-tahun dimana telah kita lalui dengan proses perjuangan yang tidak sedikit memakan korban dan biaya yang luar biasa dasyatnya, Tahun 1961 merupakan awal sejarah yang telah kita kenal dan mengutip sebagai tahun lahirnya sejarah bangsa kita yang tidak akan pernah dilupakan sepanjang masa. Tatkala juga di mana kita akan mengakhiri proses-proses ketimpangan atas ketidakadilan yang telah memurtadkan kehidupan kita dan anak cucu kita dimasa-masa kini dan masa-masa yang akan datang.

Langka awal pembebasan yang telah di pelopori oleh gerakan pelopor Tentara Pembebasan Rakyat Papua Barat kini semakin mensinergiskan gerakan yang akan terus memukul mundur tentara musuh. Sikap patrioisme yang telah tumbuh dan berakar cukup dapat menghilangkan rasa takut para pencemoho yang terus tumbuh dan berakar dari rana rahim ibunda kita.

Kolektivitas kerja yang telah di jalankan anak-anak bangsa dengan membuka sendi-sendi ruang bagi terciptanya ruang demokrasi yang bebas dan bersahabat dengan rakyat tak dapat lagi di ragukan sebagai kerja-kerja nyata di lapangan.

Detik-detik ini merupakan detik dimana akan kita lalui pasca seribu tahun yang silam, dimana sejarah telah mencatat sebagai masa-masa pertumpahan darah di bumi pertiwi Papua Barat. Tak luput dari itu maka persiapan mempersiapkan diri sebagai wujud dari kemandirian bagsa kita dapat kita capai dengan satu semangat dalam kebersamaan kita.

Seruan bagi pelaksanaan referendum merupakan hal yang sangat fundamental untuk terus di kobarkan dalam semangat juang kemerdekaan, tolak segalah wacana yang mengaburkan dalam ketidak jelasan perjuangan yang di lakoni para borjuasi lokal di Papua, hitungan hari ini adalah hitungan masa depan kita yang perlu di dasari dengan garis perjuangan dasar dalam merebut kemerdekaan bangsa.

Tugas kita adalah menjadi hamba rakyat, setia untuk tetap bersama, setia untuk tetap dalam ratapan. Tugas suci ini merupakan tanggungjawab kita untuk hari-hari cerah kita dimana lagu Hai Tanah-Ku Papua Barat dikumandangkan. Referendum adalah satu-satunya jalan menuju dunia kemandirian yang demokratis dan juga sebagai jawaban dan panggilan Tanah Air. (Wendanak)****

___________________________________________

Sumber: suaraperlawananhariini.blogspot.com

News

Articles

Mob

  • Susu.. Susu
    [11-01-2010] Posted by : Joko


    Satu hari tong piknik ke kebun apel milik kepala desa. Agak jauh sih, naik sepeda kira kira 9 km dari kota [di welesi]. Di rumah peristirahatan itu ada piter anak kepsek yang kocak dan ramah. pas tong asyik istirahat karena capek baru sampai, de berseru:
    [ read more... ]

  • Pc Obet & Pc Trikora
    [09-10-2009] Posted by : Joko


    Obet lg crita2 dgn de pu teman skolah namanya trikora, dari jurusan bahasa tentang kata tanya yg benar.

    obet : eh trikora menurut koi, kata tanya yg benar tuh 'apa kabar rama atau rama apa kabar? trikora jwb, apa kabar rama? obet sambung kabar
    [ read more... ]

  • TNI Gigi neHh..
    [05-10-2009] Posted by : Joko


    Dalam suatu seleksi masuk TNI, Pace yang merupakan laki-laki asal Papua gagal masuk TNI karena tidak lolos tes kesehatan karena giginya ompong.

    Dia merasa tidak terima sehingga dia mengajukan keberatan kepada panitia seleksi TNI.

    Pac
    [ read more... ]

  • Kau Hancurkan Hatiku
    [23-09-2009] Posted by : Kelle


    Ni.... ada tete dan nene, skrang ni nene de jual pinang de depan kompleks ka ini, tapi tete juga tra mau kala de juga mo ikut nene jual pinang, stiap kali orang beli nene pu pinang, tete de minta uang tuk beli rokok,sampe bgni nene pu uang pinang su hab
    [ read more... ]

  • Siku di Depan Boleh
    [23-09-2009] Posted by : Kelle


    Pace satu nih de ada mo pi jual de pu sapi 3 ekor, jadi de su pi panggil mobil blakos alias blakang kosong.... Mobil su tiba di pace ko pu halaman rumah trus pace ko kasih naik sapi satu-satu ke atas blakos.... Sapi yang pertama dan kedua ni pas naik ke
    [ read more... ]

Link