Articles
Analogi Kebangsaan West Papua
Sudah saatnya kaum muda West Papua mengubah arah partisipasinya dari sekedar fans (suporter) menjadi seorang pemain pekerja keras , persis seperti apa yang ditunjukkan oleh Pahlawan-Pahlawan Mutiara dari Port Numbay beberapa waktu lalu. Kalau boleh, mari kita pinjam analogi bermain bola mereka untuk memahami bagaimana caranya kita bermain sebagai tim untuk mencapai gol (kemerdekaan).
1. Strategi, Taktik dan Pelatih
Tanpa suatu straregi kita hanyalah pejuang yang tidak tahu bagaimana memainkan peran di lapangan. Kita hanya menerima bola (tanggung jawab) tapi tak tahu cara memainkannya. Kita bingung setiap kali ada operan atau setiap kali mau mengoper (ajakan partisipasi). Kita memang sedang bermain bola tapi kita tidak tahu bagaimana mengelola bola sehingga menjadi suatu serangan yang berbahaya (mematikan taktik nkri:baca nerakai). Kita punya pelatih hebat seperti Benny Wenda, dan beberepa taktik jitu yang diterapkan beliau kini sedang menempatkan nerakai dalam posisi paling berbahaya, selama sejarah mereka menjajah kita. Internasional Parliamentary West Papua ( IPWP ) dan Internasional Lowyer For West Papua ( ILWP ) adalah 2 buah taktik brilian. IPWP menggalang dukungan politik negara-negara lain kepada kemerdekaan kita sedangkan ILWP menekan pemerintah nerakai untuk berhenti mengirimkan militer ke Tanah West Papua. Strategi ini akan mampu mengumpulkan negara-negara pendukung, yaitu jumlah kuota yang sesuai untuk menyerukan Act Of Free Choice kembali kepada bangsa West Papua.
3. Bermain sebagai One People One Soul
Semboyan ini tidak lahir dengan mudah. Kenyataan menunjukkan bahwa kita, bangsa West Papua kaya dengan pemain-pemain bertalenta (250 lebih suku) dengan berbagai posisi, peran, dan spesialisasi yang mesti disatukan sebagai tim (bangsa) yang kompak (union), solid (together) dan kuat (strong). Bangsa(tim) yang bersatu adalah bangsa yang sehati. Kesehatian hanya muncul karena kesadaran dan kesadaran timbul karena penjajahan. Penjajahan oleh nerakai yang kita alami kini, seharusnya menjadikan kita terbakar hatinya sebagai melanesian, dan berkobar-kobar semangatnya utk terus berjuang . Bangsa (Tim) yang kompak, solid, dan kuat adalah bangsa yang bukan saja disegani atau ditakuti tetapi mampu mengalahkan siapapun musuh termasuk diantaranya nerakai.
4. Merdeka = Gol
Akhirnya hanya oleh pertolongan Tuhan di atas segala perjuangan kita yang terus-menerus dan tidak kenal lelah, perjuangan yang mengorbankan energi pikiran, hati yang sakit, darah dan air mata leluhur. Niscahya kita akan sampai pada kemerdekaan yang telah lama kita nanti-nantikan. Kemerdekan itu mutlak menjadi hak bagi bangsa manapun di muka bumi ini, termasuk bangsa yang kita banggakan bangsa West Papua.amin.[k']****
__________
kotekakami